Siapa yang tak tergoda dengan tuguh seorang abg, masih seger,
padat dan pastinya ranum, orang mengistilahkan dengan wanita
bau kencur, atau wanita yang masih suci, bagaimana jika
keperawanannya hilang karena di perkosa? Berikut adalah cerita
pemerkosaan Seorang ABG . Mungkin emnarik untuk anda
simak….
Bejo adalah seorang narapidana dari sebuah rutan di suatu
kabupaten di Jawa Tengah. Ia masuk penjara karena mencuri
dengan kekerasan. Berperawakan sedang, kulit sawo matang,
rambut cepak dihiasi sebuah tato banteng di punggungnya.
Hukuman yang Bejo terima selama 1 tahun 8 bulan penjara.
Namun karena berkelakuan baik, ia mendapat pengurangan
hukuman sebanyak 2 bulan. Dalam rutan tersebut pria itu banyak
kenal dekat dengan para penjaga rutan. Bahkan saking dekatnya, ia
sering mendapat kepercayaan untukmengurusi tetek-bengek
kebutuhan para penjaga mulai dari beli rokok di warung luar
penjara sampai beli makanan di warteg! Memang si Bejo paling
pintar mengambil hati para penjaga rutan itu. Namun ia tidak
berani disuruh pergi agak jauh dari rutan, karena khawatir, kalau
ada kepala rutan mendadak melihat ia sedang berada di luar bisa
gawat. Hari kebebasan yang tinggal 1 hari lagi bisa sirna.
Namun hari itu “mungkin” merupakan hari keberuntungannya,
Bejo diminta oleh salah seorang sipir penjara untuk mengantarkan
sebuah bungkusan ke rumah temannya yang berada jauh dari
rutan. “Wah, mas! nanti kalau ketahuan saya tidak ada di tempat
bagaimana? “, tanya Bejo dengan cemas. “Tenang Jo. bapak lagi
keluar daerah 2 hari. Pokokekamu tenang saja, aku jamin aman”,
jawab si sipir penjara yang paling dekat dengan si napi satu ini.
Sambil menghela nafas lega Bejo yang sudah mengganti bajunya
dengan baju biasa pergi meninggalkan rutan. Di tengah
perjalanan, ia terusikakan isi bungkusan yang dibawanya.
Alangkah kagetnya ketika dibuka isinya vcd porno berjumlah 30
lembar. Kebanyakan dari vcd itu merupakan film pornoasia
terutama Jepang. Mata si Bejo melotot melihat gambar2 sampul
vcd itu.
Namun segera ia masukkan kembali karena sedang berada dalam
angkutan umum. Nafasnya naik turun gara-gara melihat sampul
vcd tadi. Terlebih sudah lamaia tidak merasakan kenikmatan tubuh
wa nita. “Sialan mas Surip! aku disuruh mulangin barang ke
rumah temennya nggak taunya vcd bf!”, umpat Bejo dalam
hati ,”Otakku nggak keruan jadinya!”.
Akhirnya tibalah sang napi ke tempat yang dituju, yang ternyata
rumah kos. Orang yang dituju menyewa kamar di belakang
rumah kos yang berada di lantai 2. Ternyata teman si sipir penjara
tadi hendak pergi keluar. Dengan ramah ia menawarkan Bejo
untuk menonton vcd koleksinya yang dipinjam sang sipir. Dengan
antusias Bejo menerima tawarannya, sambil tidak melupakan
pesan orang itu agar menitipkan kunci kamar kepada pemilik kost
setelah ia selesai nonton. Film demi film Bejo tonton dengan
penuh nafsu. Selesai menonton, sesuai dengan janjinya ia titipkan
kunci kamar kepada pemilik rumah. Waktu menunjukkan pukul
14:00 siang. Di dalam angkot Bejo merasakan nafsu birahinya naik
turun. Ia merasa kesal karena gejolaknafsu dalam dirinya belum
dapat terlampiaskan. “Uuuhh!Sial! gara-gara film tadi otakku nggak
karu-karuan”,sesal Bejo. Namun apa daya di dalam angkot yang
ditumpanginya hanya berisi 3orang pria dan 1 orang nenek.
Kemudian satu demi satu penumpang itu turun tinggal ia sendiri.
Disaat dirinya sedang tenggelam dalam lamunan joroknya, sang
sopir angkot menepikanmobilnya pertanda akan ada penumpang
yang naik. Naiklah seorang gadis SMU ke dalam angkot yang ia
tumpangi dan duduk dekat pintu keluar masuk angkot. Serta
merta mata si Bejo melirik tajam ke arah cewek itu. Diamatinya
tubuh gadis itu dengan seksama. Wajahnya lumayan manis
dengan rambut sebahu diikatkebelakang, buah dadanya terlihat
agak menonjol dari balik seragam OSISnya. Lekukan pinggul dan
pantatnya kelihatan padat berisi dibalut rok abu-abu selutut. Otak,
mata dan birahinya terasa panas membara. Bayangan akan blue
film yang ditontonnya tadi terlintas jelas. Terutama
film Jepang dengan adegan seorang siswi SMU yang sedang
ditunggangi seorang pria dari belakang. Sadar akan dirinya sedang
dipandangi oleh orang asing, gadis itu berusaha menutupipaha
dan lututnya dengan tas sekolahnya. Dirinya mulaimerasakan
kegelisahan dan rasa cemas yang amat sangat karena pria itu
terus menatapnya seola h-olah ingin menerkam.
Namun gadis SMU itu merasa lega karena tujuannya sudahdekat.
Segera ia minta turun dan membayar ongkos. Sambil berjalan
dengan perasaan was-was, gadis itubolak-balik menengok kalau
pria yang menakutkannya ituikut turun dan mengikutinya. Dilihat
sosok yang dimaksud tidak ada perasaannya kembali lega. Gadis
itu berjalan menyusuri jalan setapak dimana kanan kirinya
merupakan tanah kosong ditumbuhi pepohonandan semak
rimbun dengan beberapa gubuk kosong yang berdiri . Namun
tanpa disadarinya si Bejo sedari tadi menguntitnya dari belakang
sambil menjaga jarak dan bersembunyi di balik pepohonan. Sang
napi segera mengambil jalan pintas untuk mendahului langkah
gadis itu. Dari balik pohon dan semak belukar yang agak lebat Bejo
menantimangsanya mendekat. Begitu gadis SMU itu berjalan
melewati lokasi tempat Bejo bersembunyi, pria itu segerabergerak
meringkusnya dari belakang. Untuk melumpuhkan mangsanya
Bejo menempelkan sebuah pisau yang ia ambil dari tempat kos
tadi. Ditempelk annya pisau ke leher gadis itu sambil tangan kirinya
menutup mulutnya dan mengancam agar ia tidak berteriak. Bau
harum tubuh gadis itu membuat ia tidak tahan lagi. Diseretnya
gadis itu ke dalam rerimbunan pohon dan semak-semak. Gadis
yang tidak berdaya itu hanya bisa menangis terisak-isak ketakutan
akan keselamatan dirinya. Sampai ditempat yang dirasa Bejo
aman, ia segera melaksanakan aksinya. Sambil tetap
menempelkan pisaunya ke leher gadis SMU itu, tangan kirinya
mulai bergerilya meremas-remas buah dada korbannya dari luar
hem putihnya. Tangan gadis kiri gadis itu berusaha mencegah
namun urung karena Bejo makin menempelkan pisau yang
dipegang itu ke lehernya. “Ampun pak…tolong lepaskansaya”, isak
gadis itu memohon. “Ssshh…Diam manis, kalau sekali lagi
kamubicara akan kugorok lehermu!”, hardik Bejo pelan sambil
menciumi leher gadis itu. Puas meremas-remas buah dadanya,
tangan kirinya bergerak turun meraba dan mengobok-obok
selangkangan gadis itu dari balik rok abu-abunya. S edangkan dari
belakang ia
gesek-gesekkan penisnya yang sudah menegang dalam celana ke
belahan pantat gadis itu. Cewek SMU itu hanya bisa menangis
pasrah tak berdaya diperlakukan seperti itu.
Tangan kiri Bejo menarik rokSMU gadis itu keatas kemudian
jemarinya segera menyusup kedalam cd dan mulai mengorek-
ngorek vaginanya. Gadis itu tersentak karena perlakuan Bejo
lagipula seumur hidupnya belum pernah ada tangan kasar pria
yang menyentuh liang kewanitaannya. Rintihan dan isak tangis
gadis itu membuatbirahi Bejo semakin naik. “AAkkhh…!”‘, pekik
gadis itu tiba2 karena jatuh telungkupdiatas rerumputan tebal
akibat didorong Bejo dari belakang. Belum punah rasa kaget dan
ketakutannya, kedua belah tangannya ditarik kebelakang oleh Bejo
kemudian diikat dengan tali yang sudah dipersiapkannya.Merasa
mangsanya tidak mungkin kabur ditancapkannya pisau yang
dipegangnya ke tanah. Kemudian pria birahi itu membuka seluruh
pakaiannyahingga bugil. Dan nampak penis yang sudah berdiri
mengeras mengacung keatassiap bertempur. Dibaliknya tubuh
gadis itu. Dengan mata terbelalak ia menatap Bejo yang sudah
bugil dengan penis besar sedang mengacung. Mulutnya yang
hendak berteria k segera disumpal Bejo dengan
sehelaisaputangan. Tangan-tangan kasar Bejo membuka paksa
seragam putih yang dikenakannya sehingga sobek.
Terpampanglah bukit kembar sekepalan tangan terbungkus bra
berwarna coklat muda. Dengan sekali tarik putuslah bh itu tinggal
buah dada yang terpampang indah dengan puting susu berwarna
coklat muda. Dengan rakus dikulum dan dilumatnya kedua buah
dada itu bergantian. Tangan kirinya meremas buah dada sambil
sesekali memelintir puting susu gadis itu. Sedangkan tangan
kanannyameraba dan mengelus selangkangan gadis itu dari luar
rok abu-abunya. Tentu saja tubuh gadis yg belum pernah
disentuh oleh pria itumenggelinjang tidak karuan. Apalagi ketika
tangan kasar lelaki itu masuk ke dalam roknya serta meraba dan
mengelus paha dan vaginanya , membuat tubuhnya bergetar
bagaikan tersengat listrik. Lama
kelamaan celana dalam gadis itu mulai basah akibat perlakuannya.
Merasa tidak tahan lagi, Bejomembalikkan tubuh siswi SMUitu
hingga kembali tengkurap.Ditariknya pinggul ABG itu sehingga
posisinya seperti orang bersujud dengan pantat menungging
serta tangan terikat ke belakang. Dielus dan diremasnya
pantatyang padat dan kenyal itu, sambil sesekali menggosok-
gosokkan penisnya ke belahan pantat yang masih terbungkus rok
abu-abu SMU. Jerit dan isak tangis yang tertahan akibat mulut
yang tersumpal gadis itu makin menjadi-jadi ketika tangan Bejo
menyingkap roknya ke atas dan memelorotkan celana dalam
putihnya. Dengan mata melotot dipandanginya pantatyang putih
bulat serta padat dan kenyal itu. Diremas, dicium, digigit dan
dikulumnyapantat itu. Dalam keadaan yang tidak berdaya gadis itu
hanya bisa menangis pasrah.Rasa ketakutan yang amat sangat
tidak henti-hentinya menyergap dirinya. Degup jantungnya
berdebar kencang ketika pahanya dilebarkan Bejo. Dengan
rasayang berdebar dia menant i apa yang akan dilakukan pria itu
selanjutnya. Tiba-tiba ia memekik tertahan ketika merasakan benda
kenyal dan besar sedang menggesek belahan pantatnya. Rupanya
Bejo sedang melakukan pemanasan berikutnya dengan
menggesekkan batang kemaluannya. Dengannafas memburu ia
arahkan penis besar menegang itu keliang senggama yang
lembab,sedangkan tangan kirinya mencengkram erat pinggul
siswi SMU itu. Tubuh gadis itutersentak ketika merasa benda asing
dan besar sedang memasuki vaginanya dengan paksa.
“Ssshhh….”, desis mulut Bejo yang sedang melakukan
penetrasi.Terasa sempit dan hangat. Butuh usaha yang keras.
Senti demi senti hingga setengah dari penisnya perlahan
menembus liang kenikmatan ABG itu, hingga akhirnya seluruhnya
terbenam masuk. “SShhh…ahhh…”, desis dan desah nikmat keluar
dari mulutnya. Sedangkan tubuh gadis bergetar akibat menahan
sakit dan tangis. Nampak darah menetes dari selangkangannya.
Jebol sudah keperawanannya. Dibiarkannya sejena k penisnya
yang menancap dalam liang surga itu. Terasabatang kemaluannya
seperti sedang diurut oleh liang
vagina siswi SMU itu. Perlahan Bejo menggerakkanpantatnya
maju mundur sambil mencengkram erat pinggulnya. Irama
genjotannya lama kelamaan dipercepat. “Plak..plak..”, bunyi
benturan pantat gadis itu dengan selangkangannya.Tubuh yang
dalam keadaan telungkup menungging itu menggeliat-geliat
karena disodok dari belakang. “Mmmhh…emmhh…ehh..hhhh “,
suara sang korban yang hanya bisa merintih. Sedangkan Bejo
mengeluarkan desahan dan racauan dari mulutnya
sambilmemompa dari belakang. “Ssshh..aahh..nikmat sekali
memkmu manis”, racaunya. Terkadang tangannya meremas kuat
kedua belah pantatnya sambil menepok-nepok dengan gemas. Di
otaknya terlintas bayangan film porno yang ditontonnya tadi
siang. 15 menit berlalu, makin lama sodokan pria itu makin cepat.
Penisnya bergetar hebat hendak mengeluarkan lahar panas.
Dipeluknya tubuh ABG i tu dari belakang sambil terus memompa
dan meremas-remas kedua bukit kembarnya. Bejo merasakan
vagina gadis itu makin lama makin basah dan tubuhnya juga
menggelinjang hebat. Nampaknya ia akan mencapaiklimaksnya.
Merasakan hal itu, Bejo makin mempercepat sodokannya.
Dibenamkannya dalam-dalam sang penis hingga menyentuh
rahim kewanitaan gadis itu. “Ummpphh…”, dengus nafas kencang
siswi itu sambil kepalanya mendongak keatas. Tubuhnya
melengkung. Dan pada saat yang bersamaan pria pemerkosanya
juga mencapai klimaks. Ditancapkannya penis itu dalam-dalam. “
Crrott…crrottt.. “, pancaran sperma menyemburdari kepala
penisnya, bercampur dengan cairan kewanitaan dan darah
perawan sang gadis. Tubuh kedua insan berlainan jenis itu
ambruk seketika dengan posisi sang pria memeluk siswi ABG itu
dari belakang. Senyum puas mengembang dari bibir Bejo,
sedangkan cucuran air mata menetes dari mata sayu sang gadis.
Agak lama batang kemaluan si Bejo dibiarkan menancap didalam
va gina sang korban.Sepertinya ia ingin menikmati momen
tersebut berlama-lama.
Waktu terus bergulir, dan sinar matahari mulai meredupseiring
datangnya senja. Bejo bangkit berdiri sambil
menarik rok abu-abu siswi SMU untuk melap batang
kejantanannya yang berlumur air mani bercampur darah. Setelah
rapi berpakaian kembali, ia sempat menatap sebentar tubuh yang
tertelungkup lemah itu. “Oh indah dan nikmatnya hari ini”, kata
hatinya sambil tersenyum puas. Ditinggalkannya siswi SMU
korban nafsu birahinya dalam keadaan baju dan rok tersingkap
awut-awutan. “Kebabasan aku datang!”, teriaknya dalam hati
sambil berharap hari-hari berikutnya ia dapat kembali menikmati
tubuh-tubuh hangat gadis muda .
Demikian cerita dewasa kali ini yang menceritakan tentang
hilangnya keperawanan seorang wanita akibat pemerkosaan,
padat dan pastinya ranum, orang mengistilahkan dengan wanita
bau kencur, atau wanita yang masih suci, bagaimana jika
keperawanannya hilang karena di perkosa? Berikut adalah cerita
pemerkosaan Seorang ABG . Mungkin emnarik untuk anda
simak….
Bejo adalah seorang narapidana dari sebuah rutan di suatu
kabupaten di Jawa Tengah. Ia masuk penjara karena mencuri
dengan kekerasan. Berperawakan sedang, kulit sawo matang,
rambut cepak dihiasi sebuah tato banteng di punggungnya.
Hukuman yang Bejo terima selama 1 tahun 8 bulan penjara.
Namun karena berkelakuan baik, ia mendapat pengurangan
hukuman sebanyak 2 bulan. Dalam rutan tersebut pria itu banyak
kenal dekat dengan para penjaga rutan. Bahkan saking dekatnya, ia
sering mendapat kepercayaan untukmengurusi tetek-bengek
kebutuhan para penjaga mulai dari beli rokok di warung luar
penjara sampai beli makanan di warteg! Memang si Bejo paling
pintar mengambil hati para penjaga rutan itu. Namun ia tidak
berani disuruh pergi agak jauh dari rutan, karena khawatir, kalau
ada kepala rutan mendadak melihat ia sedang berada di luar bisa
gawat. Hari kebebasan yang tinggal 1 hari lagi bisa sirna.
Namun hari itu “mungkin” merupakan hari keberuntungannya,
Bejo diminta oleh salah seorang sipir penjara untuk mengantarkan
sebuah bungkusan ke rumah temannya yang berada jauh dari
rutan. “Wah, mas! nanti kalau ketahuan saya tidak ada di tempat
bagaimana? “, tanya Bejo dengan cemas. “Tenang Jo. bapak lagi
keluar daerah 2 hari. Pokokekamu tenang saja, aku jamin aman”,
jawab si sipir penjara yang paling dekat dengan si napi satu ini.
Sambil menghela nafas lega Bejo yang sudah mengganti bajunya
dengan baju biasa pergi meninggalkan rutan. Di tengah
perjalanan, ia terusikakan isi bungkusan yang dibawanya.
Alangkah kagetnya ketika dibuka isinya vcd porno berjumlah 30
lembar. Kebanyakan dari vcd itu merupakan film pornoasia
terutama Jepang. Mata si Bejo melotot melihat gambar2 sampul
vcd itu.
Namun segera ia masukkan kembali karena sedang berada dalam
angkutan umum. Nafasnya naik turun gara-gara melihat sampul
vcd tadi. Terlebih sudah lamaia tidak merasakan kenikmatan tubuh
wa nita. “Sialan mas Surip! aku disuruh mulangin barang ke
rumah temennya nggak taunya vcd bf!”, umpat Bejo dalam
hati ,”Otakku nggak keruan jadinya!”.
Akhirnya tibalah sang napi ke tempat yang dituju, yang ternyata
rumah kos. Orang yang dituju menyewa kamar di belakang
rumah kos yang berada di lantai 2. Ternyata teman si sipir penjara
tadi hendak pergi keluar. Dengan ramah ia menawarkan Bejo
untuk menonton vcd koleksinya yang dipinjam sang sipir. Dengan
antusias Bejo menerima tawarannya, sambil tidak melupakan
pesan orang itu agar menitipkan kunci kamar kepada pemilik kost
setelah ia selesai nonton. Film demi film Bejo tonton dengan
penuh nafsu. Selesai menonton, sesuai dengan janjinya ia titipkan
kunci kamar kepada pemilik rumah. Waktu menunjukkan pukul
14:00 siang. Di dalam angkot Bejo merasakan nafsu birahinya naik
turun. Ia merasa kesal karena gejolaknafsu dalam dirinya belum
dapat terlampiaskan. “Uuuhh!Sial! gara-gara film tadi otakku nggak
karu-karuan”,sesal Bejo. Namun apa daya di dalam angkot yang
ditumpanginya hanya berisi 3orang pria dan 1 orang nenek.
Kemudian satu demi satu penumpang itu turun tinggal ia sendiri.
Disaat dirinya sedang tenggelam dalam lamunan joroknya, sang
sopir angkot menepikanmobilnya pertanda akan ada penumpang
yang naik. Naiklah seorang gadis SMU ke dalam angkot yang ia
tumpangi dan duduk dekat pintu keluar masuk angkot. Serta
merta mata si Bejo melirik tajam ke arah cewek itu. Diamatinya
tubuh gadis itu dengan seksama. Wajahnya lumayan manis
dengan rambut sebahu diikatkebelakang, buah dadanya terlihat
agak menonjol dari balik seragam OSISnya. Lekukan pinggul dan
pantatnya kelihatan padat berisi dibalut rok abu-abu selutut. Otak,
mata dan birahinya terasa panas membara. Bayangan akan blue
film yang ditontonnya tadi terlintas jelas. Terutama
film Jepang dengan adegan seorang siswi SMU yang sedang
ditunggangi seorang pria dari belakang. Sadar akan dirinya sedang
dipandangi oleh orang asing, gadis itu berusaha menutupipaha
dan lututnya dengan tas sekolahnya. Dirinya mulaimerasakan
kegelisahan dan rasa cemas yang amat sangat karena pria itu
terus menatapnya seola h-olah ingin menerkam.
Namun gadis SMU itu merasa lega karena tujuannya sudahdekat.
Segera ia minta turun dan membayar ongkos. Sambil berjalan
dengan perasaan was-was, gadis itubolak-balik menengok kalau
pria yang menakutkannya ituikut turun dan mengikutinya. Dilihat
sosok yang dimaksud tidak ada perasaannya kembali lega. Gadis
itu berjalan menyusuri jalan setapak dimana kanan kirinya
merupakan tanah kosong ditumbuhi pepohonandan semak
rimbun dengan beberapa gubuk kosong yang berdiri . Namun
tanpa disadarinya si Bejo sedari tadi menguntitnya dari belakang
sambil menjaga jarak dan bersembunyi di balik pepohonan. Sang
napi segera mengambil jalan pintas untuk mendahului langkah
gadis itu. Dari balik pohon dan semak belukar yang agak lebat Bejo
menantimangsanya mendekat. Begitu gadis SMU itu berjalan
melewati lokasi tempat Bejo bersembunyi, pria itu segerabergerak
meringkusnya dari belakang. Untuk melumpuhkan mangsanya
Bejo menempelkan sebuah pisau yang ia ambil dari tempat kos
tadi. Ditempelk annya pisau ke leher gadis itu sambil tangan kirinya
menutup mulutnya dan mengancam agar ia tidak berteriak. Bau
harum tubuh gadis itu membuat ia tidak tahan lagi. Diseretnya
gadis itu ke dalam rerimbunan pohon dan semak-semak. Gadis
yang tidak berdaya itu hanya bisa menangis terisak-isak ketakutan
akan keselamatan dirinya. Sampai ditempat yang dirasa Bejo
aman, ia segera melaksanakan aksinya. Sambil tetap
menempelkan pisaunya ke leher gadis SMU itu, tangan kirinya
mulai bergerilya meremas-remas buah dada korbannya dari luar
hem putihnya. Tangan gadis kiri gadis itu berusaha mencegah
namun urung karena Bejo makin menempelkan pisau yang
dipegang itu ke lehernya. “Ampun pak…tolong lepaskansaya”, isak
gadis itu memohon. “Ssshh…Diam manis, kalau sekali lagi
kamubicara akan kugorok lehermu!”, hardik Bejo pelan sambil
menciumi leher gadis itu. Puas meremas-remas buah dadanya,
tangan kirinya bergerak turun meraba dan mengobok-obok
selangkangan gadis itu dari balik rok abu-abunya. S edangkan dari
belakang ia
gesek-gesekkan penisnya yang sudah menegang dalam celana ke
belahan pantat gadis itu. Cewek SMU itu hanya bisa menangis
pasrah tak berdaya diperlakukan seperti itu.
Tangan kiri Bejo menarik rokSMU gadis itu keatas kemudian
jemarinya segera menyusup kedalam cd dan mulai mengorek-
ngorek vaginanya. Gadis itu tersentak karena perlakuan Bejo
lagipula seumur hidupnya belum pernah ada tangan kasar pria
yang menyentuh liang kewanitaannya. Rintihan dan isak tangis
gadis itu membuatbirahi Bejo semakin naik. “AAkkhh…!”‘, pekik
gadis itu tiba2 karena jatuh telungkupdiatas rerumputan tebal
akibat didorong Bejo dari belakang. Belum punah rasa kaget dan
ketakutannya, kedua belah tangannya ditarik kebelakang oleh Bejo
kemudian diikat dengan tali yang sudah dipersiapkannya.Merasa
mangsanya tidak mungkin kabur ditancapkannya pisau yang
dipegangnya ke tanah. Kemudian pria birahi itu membuka seluruh
pakaiannyahingga bugil. Dan nampak penis yang sudah berdiri
mengeras mengacung keatassiap bertempur. Dibaliknya tubuh
gadis itu. Dengan mata terbelalak ia menatap Bejo yang sudah
bugil dengan penis besar sedang mengacung. Mulutnya yang
hendak berteria k segera disumpal Bejo dengan
sehelaisaputangan. Tangan-tangan kasar Bejo membuka paksa
seragam putih yang dikenakannya sehingga sobek.
Terpampanglah bukit kembar sekepalan tangan terbungkus bra
berwarna coklat muda. Dengan sekali tarik putuslah bh itu tinggal
buah dada yang terpampang indah dengan puting susu berwarna
coklat muda. Dengan rakus dikulum dan dilumatnya kedua buah
dada itu bergantian. Tangan kirinya meremas buah dada sambil
sesekali memelintir puting susu gadis itu. Sedangkan tangan
kanannyameraba dan mengelus selangkangan gadis itu dari luar
rok abu-abunya. Tentu saja tubuh gadis yg belum pernah
disentuh oleh pria itumenggelinjang tidak karuan. Apalagi ketika
tangan kasar lelaki itu masuk ke dalam roknya serta meraba dan
mengelus paha dan vaginanya , membuat tubuhnya bergetar
bagaikan tersengat listrik. Lama
kelamaan celana dalam gadis itu mulai basah akibat perlakuannya.
Merasa tidak tahan lagi, Bejomembalikkan tubuh siswi SMUitu
hingga kembali tengkurap.Ditariknya pinggul ABG itu sehingga
posisinya seperti orang bersujud dengan pantat menungging
serta tangan terikat ke belakang. Dielus dan diremasnya
pantatyang padat dan kenyal itu, sambil sesekali menggosok-
gosokkan penisnya ke belahan pantat yang masih terbungkus rok
abu-abu SMU. Jerit dan isak tangis yang tertahan akibat mulut
yang tersumpal gadis itu makin menjadi-jadi ketika tangan Bejo
menyingkap roknya ke atas dan memelorotkan celana dalam
putihnya. Dengan mata melotot dipandanginya pantatyang putih
bulat serta padat dan kenyal itu. Diremas, dicium, digigit dan
dikulumnyapantat itu. Dalam keadaan yang tidak berdaya gadis itu
hanya bisa menangis pasrah.Rasa ketakutan yang amat sangat
tidak henti-hentinya menyergap dirinya. Degup jantungnya
berdebar kencang ketika pahanya dilebarkan Bejo. Dengan
rasayang berdebar dia menant i apa yang akan dilakukan pria itu
selanjutnya. Tiba-tiba ia memekik tertahan ketika merasakan benda
kenyal dan besar sedang menggesek belahan pantatnya. Rupanya
Bejo sedang melakukan pemanasan berikutnya dengan
menggesekkan batang kemaluannya. Dengannafas memburu ia
arahkan penis besar menegang itu keliang senggama yang
lembab,sedangkan tangan kirinya mencengkram erat pinggul
siswi SMU itu. Tubuh gadis itutersentak ketika merasa benda asing
dan besar sedang memasuki vaginanya dengan paksa.
“Ssshhh….”, desis mulut Bejo yang sedang melakukan
penetrasi.Terasa sempit dan hangat. Butuh usaha yang keras.
Senti demi senti hingga setengah dari penisnya perlahan
menembus liang kenikmatan ABG itu, hingga akhirnya seluruhnya
terbenam masuk. “SShhh…ahhh…”, desis dan desah nikmat keluar
dari mulutnya. Sedangkan tubuh gadis bergetar akibat menahan
sakit dan tangis. Nampak darah menetes dari selangkangannya.
Jebol sudah keperawanannya. Dibiarkannya sejena k penisnya
yang menancap dalam liang surga itu. Terasabatang kemaluannya
seperti sedang diurut oleh liang
vagina siswi SMU itu. Perlahan Bejo menggerakkanpantatnya
maju mundur sambil mencengkram erat pinggulnya. Irama
genjotannya lama kelamaan dipercepat. “Plak..plak..”, bunyi
benturan pantat gadis itu dengan selangkangannya.Tubuh yang
dalam keadaan telungkup menungging itu menggeliat-geliat
karena disodok dari belakang. “Mmmhh…emmhh…ehh..hhhh “,
suara sang korban yang hanya bisa merintih. Sedangkan Bejo
mengeluarkan desahan dan racauan dari mulutnya
sambilmemompa dari belakang. “Ssshh..aahh..nikmat sekali
memkmu manis”, racaunya. Terkadang tangannya meremas kuat
kedua belah pantatnya sambil menepok-nepok dengan gemas. Di
otaknya terlintas bayangan film porno yang ditontonnya tadi
siang. 15 menit berlalu, makin lama sodokan pria itu makin cepat.
Penisnya bergetar hebat hendak mengeluarkan lahar panas.
Dipeluknya tubuh ABG i tu dari belakang sambil terus memompa
dan meremas-remas kedua bukit kembarnya. Bejo merasakan
vagina gadis itu makin lama makin basah dan tubuhnya juga
menggelinjang hebat. Nampaknya ia akan mencapaiklimaksnya.
Merasakan hal itu, Bejo makin mempercepat sodokannya.
Dibenamkannya dalam-dalam sang penis hingga menyentuh
rahim kewanitaan gadis itu. “Ummpphh…”, dengus nafas kencang
siswi itu sambil kepalanya mendongak keatas. Tubuhnya
melengkung. Dan pada saat yang bersamaan pria pemerkosanya
juga mencapai klimaks. Ditancapkannya penis itu dalam-dalam. “
Crrott…crrottt.. “, pancaran sperma menyemburdari kepala
penisnya, bercampur dengan cairan kewanitaan dan darah
perawan sang gadis. Tubuh kedua insan berlainan jenis itu
ambruk seketika dengan posisi sang pria memeluk siswi ABG itu
dari belakang. Senyum puas mengembang dari bibir Bejo,
sedangkan cucuran air mata menetes dari mata sayu sang gadis.
Agak lama batang kemaluan si Bejo dibiarkan menancap didalam
va gina sang korban.Sepertinya ia ingin menikmati momen
tersebut berlama-lama.
Waktu terus bergulir, dan sinar matahari mulai meredupseiring
datangnya senja. Bejo bangkit berdiri sambil
menarik rok abu-abu siswi SMU untuk melap batang
kejantanannya yang berlumur air mani bercampur darah. Setelah
rapi berpakaian kembali, ia sempat menatap sebentar tubuh yang
tertelungkup lemah itu. “Oh indah dan nikmatnya hari ini”, kata
hatinya sambil tersenyum puas. Ditinggalkannya siswi SMU
korban nafsu birahinya dalam keadaan baju dan rok tersingkap
awut-awutan. “Kebabasan aku datang!”, teriaknya dalam hati
sambil berharap hari-hari berikutnya ia dapat kembali menikmati
tubuh-tubuh hangat gadis muda .
Demikian cerita dewasa kali ini yang menceritakan tentang
hilangnya keperawanan seorang wanita akibat pemerkosaan,



