Aku seorang pria, sebut saja
namaku Andre. Sejak lulus SMA aku meneruskan kuliah komputer di Jakarta,
sehingga otomatis aku jarang bertemu dengan teman2ku semasa sekolah.
Pada saat saat itu memang aku beberapa bulan sekali pulang tetapi sudah
jarang kumpul2 sejak beberapa tahun yang lalu.
Ketika itu aku baru saja
menyelesaikan ujian skipsi dan karena belum bekerja maka aku memutuskan
untuk pulang kota asalku untuk istirahat dan refreshing beberapa hari.
Hari-hariku kuhabis dengan mengunjungi teman2 SMA dan SMP, kami bercanda dengan santai mengingat masa-masa kecil dahulu……
Setelah memasuki hari ke 5, aku
mulai bingung mau mengunjungi siapa lagi….. EH tiba2 aku ingat seorang
teman cewek, namanya Yustina, dia anak kedua dari 5 bersaudara. Paling
besar namanya Melina, yang ke dua temanku, kemudian 2 orang cowok, sebut
saja Rei dan Tom, adik bungsunya juga perempuan namanya Maria….
Perbedaan umur ke lima anak tersebut tidak terpaut banyak, sehingga aku
sepertinya mereka semua itu teman2ku….
Aku jadi ingin mengunjungi mereka
dan memberikan surprise… dahulu mungkin hampir tiap hari ke nongkrong
ke rumahnya hanya untuk sekedar main atau kadang2 malah tidur di kamar
adiknya laki, dan mereka sekeluarga sudah seperti menganggap aku ini
sebagai saudara sendiri, begitu juga dengan Papi dan Maminya.
Berbekal oleh2 kue yang tadi
kubeli dulu di sebuah bakery top, aku meluncur ke rumah keluarga itu.
Dan ketika sampai rumahnya, kelihatan sunyi sepi….
Aku juga tidak mengetuk bel
rumah, melainkan langsung membuka pintu gerbang yang tidak pernah
terkunci kecuali malam hari. Disamping mau memberikan surprise tepi juga
karena dahulu aku sudah terbiasa keluar masuk sendiri tanpa harus
mengetuk pintu gerbang lagi.
Aku menuju pintu utama, aku buka pelan2… tidak terkunci tapi bener2 sunyi sepi…..
Begitu sampai ruang tamu, aku
melongo melihat suatu adegan….. seorang laki2 telanjang bulan sedang
menindih Melina, sang kakak……
Rupanya kedatanganku yang pelan2
tidak diketahuinya dan sekarang dia melihat kearahku dan berteriak
sambil melompat mengambil boneka berbie besar dan mendekatiku menyapa….
“Andre, sejak kapan ada disitu…? Kok mau datang ga ngomong2 dulu….”
tanyanya.. tapi tidak berani menentang mataku, mungkin segan malu,
kaget……. Yang pasti muka merah padam….
Tanpa aku sadari aku memandangi
likuk2 tubuh Melina dibalik boneka yang tidak mampu menutupi semua
tubuhnya…. Tubuhnya tinggi semampai dengan kulit putih kecoklatan…..
bahkan putingnya yang mancung coklat muda itu juga sedikit tampak
olehku….
Sang cowok yang tadi menindih dan
bersetubuh dengan Melina sudah mengenakan pakaian lengkap dan ngeloyor
sambil pamit sekenanya, dia mau kembali kerja di kantor lagi……
Aku tidak dapat berkata2 apa2…..
hanya melongo bercampur rasa ingin tahu bagaimana tubuh Melina kalo
dilihat seutuhnya dalam keadaan telanjang….. aku tarik boneka itu dan
sekali rengkut terlepas dari pegangan Melina, sehingga terpampanglah
dihadapanku Melina yang cantik dalam keadaan telanjang bulat
dihadapanku….
Langsung adikku melesat kencang,
terangsang juga aku dibuatnya…. Karena aku tidak pernah melihat dan
membayangkan tubuh Melina dalam keadaan telanjang bulan….. dia makin
kelihatan cantik…..
Dengan tangan kanan Melina berusaha menutupi dadanya, yang kurang lebih 34A dan tangan kirinya menutupi pangkal pahanya….
Rupanya Melina juga bingung tidak
bisa ngomong sesuatu apapun…. Diam2 beberapa saat, akhirnya Melina
menubrukku dan memeluknya… mencium pipiku sambil berkata…”Andre aku
malu, jangan ngomong ke siapa2 yah” dan aku tidak bisa menjawab apa2
selain mengangguk dan berusaha melepaskan diri dari pelukannya.
Tanpa sengaja dia menyenggol
adikku, dan dia bukannya segera menarik tangannya malah kembali
mengulang menyenggol dengan sengaja adikku….. kontan adikku bertambah
keras dan kepalaku juga pusing dibuatnya…..
Untuk selanjutnya dia malah
menciumku di bibir, yang membuat aku gelagapan awalnya, tetapi akhirnya
kubalas juga…. Maklum kapan lagi di cium cewek cantik… mana telanjang
bulat lagi….. tangannya juga turun ke arak adikku… dia mengurut naik
turun secara perlahan….
Entah kenapa aku secara reflek
tanganku menuju ke arah dadanya yang dengan putting tegang menantang…
mungkin dia memang terangsang denganku atau karena tadi pergumulannya
dengan cowok tadi belum terselesaikan…..
Aku tidak berpikir panjang lagi,
dan mulai membalas kuluman bibirnya…. Sambil aku sekali2 menurunkan
mulutku ke arah dadanya… kudengar Melina merintih… Mukanya terlihat
sangat sayu….
Keadaan seperti itu berlangsung
sekitar 10 menit… dan tanpa terasa adikku tersentuh sesuatu yang hangat…
oh, ternyata tanpa aku sadari, Melina berhasil membuka retsleting
celanaku dan memasukkan tangannya kedalam celanaku… Aku jadi sangat
terangsang dibuatnya, karena seumur hidupku baru pernah sekali adikku
dipegang oleh cewek, mana cantik dan sedang telanjang bulat lagi….
Akhirnya aku dengan cepat membuka
seluruh pakaianku dengan dibantu oleh Melina… begitu aku telanjang
bulat, aku segera menidurkan Melina di sofa dan mulai dengan menaikinya…
mulanya aku kesulitan untuk memasukkan adikku dan rupanya karena memang
Melina sudah ingin dimasuki, dia segera membantu menuntun adikku untuk
sleppppp…. Masuk deh.. kugoyang pelan2 keluar masuk, dan aku merasa
pantatnya ikutan bergoyang kekanan dan kiri…. Sungguh mengasyikkan.
Beberapa saat kemudian dia
bergoyang dengan lebih dahsyat, hingga akhirnya dia merintih keras…
ahhhh…. Dan memelukku dengan keras dengan napas yang terengah-engah…
Melina sudah orgasme rupanya….
Aku diam sebentar untuk
memberinya kesempatan bernapas… setelah napasnya sedikit menurun, aku
mulai lagi bergoyang pelan-pelan keluar masuk… lubangnya menjadi lebih
licin, tetapi tetap terasa mencengkeram adikku….
Tanpa aku dan Melina sadari,
ketika aku mulai akan memasukkan adikku tadi, Maria, sang adik, pulang
dan masuk kedalam ruangan tanpa suara juga, sehingga kami sungguh tidak
mengetahuinya….
Maria berparas paling cantik
diantara ketiga cewek bersaudara itu, paling putih, paling jangkung..
berambut panjang sedikit berombak dan agak kemerah-merahan…
Melihat kami ML, dia jadi ikut
terangsang rupanya dan yang sebelumnya mau menegur kami, segera
diurungkan niatnya dan sambil bersembunyi dibelakang korden sambil
menonton kami… Lama kelamaan secara reflek tangannya mulai menggerayangi
selangkangannya sendiri…
Tidak puas tangannya gerayangan
dibalik celana dalam, dia melorotkan celana dalamnya dan mulai
bermasturbasi… sambil merem melek sendiri, kadang melihat kami kadang
memeremkan matanya…
Akhirnya Melina melihat Maria,
dan sedikit kaget dibuatnya… aku yang masih memompanya dalam posisi atas
menghadap kebawah tidak menyadari apa yang membuatnya kaget…. Dengan
kode tangan ke mulut lalu dia menunjuk kearah Maria yang berada dibalik
korden… Dan karena Maria dalam keadaan terangsang tidak menyadari bahwa
orang yang ditontonnya sudah mengetahui keberadaannya dan bahkan
melihatnya dalam rok yang terangkat depannya itu….
Aku jadi bingung dan segera
menghentikan gerakanku… sambil melihat dia… dalam kondisi ini sudah
tidak ada akal sehat lagi…. Aku mencabut pelan adikku dan bangkit
berdiri dan mendekati Maria yang masih tidak menyadari keadaan ini….
Persis ketika aku berada
dihadapannya dia baru membuka mata, dan berteriak kaget…. Tanpa pikir
panjang aku segera memeluknya, menciuminya dan tanganku langsung menuju
sasaran… memeknya..
Dengan rada bingung campur kaget,
dia membalas juga ciumanku… karena memeknya sudah aku gelitik gelitik,
dia melepaskan tangannya dan memelukku… Memeknya sudah basah rupanya…
aku mencari-cari kelentitnya, dan aku gosok2….
Rupanya Melina yang tadi aku
tinggalkan, ikut menghampiri Maria… dan bahkan membantuku melepas
kancing baju yang dikenakan Maria… Dalam sekejap Maria sudah telanjang
bulat juga… aku segera menggendongnya dan membawanya ke sofa…
Pada saat kuletakkan ke sofa, aku
baru melihat tubuh Maria secara komplet… putih mulus, kakinya panjang
seperti belalang… jembutnya tipis dan tidak terlalu banyak… susunya
hampir sama dengan Melina, 34A, tetapi pentilnya lebih kecil dan
warnanya kemerah-merahan….
Mulanya aku ragu2 dan memandang
Maria dan Melina bergantian… Maria mukanya sayu dan seperti mengharapkan
aku segera memasukinya… Melina seperti tahu maksudku… dia mengangguk
perlahan sambil tersenyum kecil….
Seperti mendapat angin, aku
segera berlutut, dan mengatur posisi yang baik… aku buka lebar2 pahanya,
posisinya saat ini seperti orang duduk bersandar dengan kaki menjuntai
ke lantai…. Dalam posisi berlutut itu aku memasukkan adikku…
ssseeellleeeppppp… berhasil amblas kedalam memeknya yang sudah basah….
Aku mulai memompanya…. Slap slep
slap slep… bunyi iramanya…. Melina rupanya tidak tinggal diam…. Dia
memelukku dan menciumi bibirku…..
Sungguh sensasi ini tidak pernah
terpikirkan dan terbayangkan sebelumnya…. Hingga akhirnya aku merasa
adikku ingin memuntahkan laharnya…. Aku mempercepat gerakanku keluar
masuk… dan pada kondisi itu Maria juga berteriak…. “Kokoh.. aku
keluaaaarrrrrr….”…. makin keras aku pompa dan makin cepat lagi… dan …
akhirnya aku juga berteriak…. Aaaaahhhhhhhh….. muntahlah adikku……
Diam…. Sepi…. Dan kami bertiga
duduk setengah terbaring di sofa… kurangkul keduanya, di kiriku si Maria
dan di kananku Melina…. Aku juga bingung mau ngomong apa….
Tiba-tiba Maria bangkit dan
berlari ke arah kamar mandi, sambil tertawa-tawa dia ngomong “Awas ya
Kakak Mel, nanti aku kasih tahu Papa dan Mama lho….” setengah kaget juga
aku dibuatnya… tapi Maria segera dikejar oleh sang kakak… sambil
tertawa-tawa dia juga ngomong “Awas juga ya kamu, nanti aku beri-tahu
Kak Yustina ya…”
Aku tambah bingung dibuatnya…
kelihatannya sudah pernah sek bersama sebelumnya… aku diam saja dan
berjalan mengikuti mereka ke kamar mandi…
Dikamar mandi mereka mencuci
memek mereka masing… dan ketika aku masuk kedalam kamar mandi, mereka
berdua yang membersihkan badanku…
Setelah selesai, mereka berdua
juga menyeka badanku dengan handuk…. Akhirnya setelah kami berpakaian
kembali duduk santai di sofa sambil ngobrol… Rupa-rupanya mereka memang
sudah beberapa kali mengadakan pesta sex bersama pacarnya masing-masing,
tetapi belum pernah 3 party seperti tadi….
Dengan penasaran aku menanyakan
perihat Yustina, apakah mereka pernah sex bersama… rupanya belum pernah…
dan aku langsung membayangkan tubuh Yustina… aku hampir yakin tubuh
Yustina yang paling bagus dan paling berisi……
Karena hari sudah mulai malam aku pulang dan berjanji akan kembali lagi besok dan mereka kebetulan tidak ada acara besok.
Keesokan harinya aku pesta sex
lagi bersama mereka berdua sekaligus dirumah… karena pada saat itu kedua
orang tuanya dan Yustina belum kembali dari luar kota. Rai dan Tom juga
tidak dirumah karena mereka bekerja di pabrik milik orang tuanya.
Ku ulangi lagi dan ku ulangi lagi pesta itu beberapa kali lagi…. Sampai aku kembali ke Jakarta….
Untuk pesta lainnya dengan Yustina akan disambung dilain waktu….
Sekedar info buat yang minat dan ingin beli obat kuat pria bisa langsung klik aja tautan atau phone 0858 5208 7449
BalasHapusObat Aborsi,,
BalasHapus-- Thenks You coment Post Bosss ---
Jual Obat Aborsi,,
Jual Vimax Asli Canada Di Medan
BalasHapusJual Vimax Asli Canada Di Surabaya
Jual Obat Kuat Anabolic Rx24 Di Surabaya
Jual Viagra USA 100mg Di Medan
Jual Obat Kuat Di Medan
Jual Obat Penirum Di Surabaya
Jual Obat Kuat Viagra USA 100mg Di Surabaya
Jual Testo Ultra Di Medan
Jual Tita Gel Di Medan
Jual Obat Pembesar Penis Di Medan
ArenaDomino Partner Terbaik Untuk Permainan Kartu Anda!
BalasHapusHalo Bos! Selamat Datang di ( arenakartu.org )
Arenadomino Situs Judi online terpercaya | Dominoqq | Poker online
Daftar Arenadomino, Link Alternatif Arenadomino Agen Poker dan Domino Judi Online Terpercaya Di Asia
Daftar Dan Mainkan Sekarang Juga 1 ID Untuk Semua Game
ArenaDomino Merupakan Salah Satu Situs Terbesar Yang Menyediakan 9 Permainan Judi Online Seperti Domino Online Poker Indonesia,AduQQ & Masih Banyak Lain nya,Disini Anda Akan Nyaman Bermain :)
Game Terbaru : Perang Baccarat !!!
Promo :
- Bonus Rollingan 0,5%, Setiap Senin
- Bonus Referral 20% (10%+10%), Seumur Hidup
Wa :+855964967353
Line : arena_01
WeChat : arenadomino
Yahoo! : arenadomino
Situs Login : arenakartu.org
Kini Hadir Deposit via Pulsa Telkomsel ( Online 24 Jam )
Min. DEPO & WD Rp 20.000,-
INFO PENTING !!!
Untuk Kenyamanan Deposit, SANGAT DISARANKAN Untuk Melihat Kembali Rekening Kami Yang Aktif Sebelum Melakukan DEPOSIT di Menu SETOR DANA.