Jumat, 24 Mei 2013

perkosaan di sekolah





Namanya Amai biasa dipanggil mai , dia adalah seorang gadis
cantik yang baik dan menjadi idola di sekolahnya , karena selain
pintar dan cantik dia juga baik hati dan tidak sombong.
kecantikannya tentu saja menarik banyak minat dan perhatian
para teman prianya , namun sampai saat ini mai masih belum
mau memikirkan soal pacar , setiap ditanya tentang hal tersebut ,
mai hanya tersenyum manis dan berkata ,
“ah..belum ada yg cocok..lagian belum kepikiran..tar aja deh
ya…..”.
Dari sekian banyak pria yg mendekati mai , tentu saja tidak hanya
pria baik baik , seorang siswa yg terbilang bengal bernama Kato ,
terus terusan mengejarnya.
mai pun pada awalnya menolak pernyataan cinta kato secara
halus, namun ternyata kato bukan orang yg mudah ditolak,
ribuan kali ditolak, ribuan kali pula ia masih mencoba mendekati
mai. tentu saja mai lama lama kesal juga, dan mulai ketus pada
kato.
“mai….please…aku serius….aku benar benar sayang sama
kamu….” kata kato suatu hari.
mai hanya terdiam , dia sudah kehabisan kata kata dan kesabaran
menghadapi lelaki satu ini.
“mai…ayo dong…gimana……?”
“gini ya kato……berapa kali dibilangin kamu kok ga ngerti juga
sih…..??!!!….aku itu belum mau pacaran dulu….aku belum mau
mikirin soal cowok…jadi berapa ratus kali pun kamu memohon
ke aku…..percuma…..sorry deehh!!!! ” jawab mai dengan tidak
sabar.
“mai…but..i love you………i do anything for you girl…”
mai hanya menggelng geleng kepala melihat sikap kato yang
keras hati, ia tak menjawab dan langsung meninggalkan kato
begitu saja, mai berpikir jika ia cuek mungkin kato akan
menyerah juga.
dugaan mai salah, bukannya mundur , kato malah mengejarnya
dan menghadang jalannya.
“kato….apa apaan sih!!!…..aku bilang enggak..ya enggak….!!!!” mai
marah.
“ok..ok…..aku negerti…..aku ngerti…….aku cuma minta satu hal
dari kamu..please…..abis gitu…aku ga akan ganggu kamu lagi….”
kata kato dengan nada memelas.
mai terdiam dan memandangi kato, lama ia berpikir sampai
akhirnya berkata,
“baik….apa mau kamu…abis gitu leave me alone…!!!!!!”
kato tersenyum dan berkata, ” terima kasih…terima kasih……”
“udah cepetan..jangan basa basi deh………!!!”
“gini…….aku tadi sebeneranya udah nyaiapin hadiah…surprise
buat kamu….soalnya tadinya aku pikir kamu mau terima
aku…..jadi …ya….aku pikir ….aku mau kamu tetep terima hadiah
itu…please…..”
“klo aku terima hadiah kamu…….kamu ga akan ganggu aku lagi
kan……?”
“ya…ya…pasti….pasti…….” kato mengangguk cepat.
“ok….mana hadiahnya……?”
“emmm..ga aku bawa…….soalnya repot klo aku bawa bawa……”
“gimana sih…….emang kamu mau kasih apaan?” kata mai merasa
dipermainkan
“ehmmm..bukan gitu…..maksud aku….tolong nanti ambil sendiri
hadiahnya sepulang sekolah di ruang kesehatan….aku simpan
disana….”
“kenapa ga sekarang……” tanya mai sedikit curiga.
“ya…soalnya aku malu klo ada orang yg liat……please….take that
gift….abis itu…..you can forget me girl….”
mai menarik nafas panjang , ” baik….aku ambil sepulang
sekolah….sekarang awas…aku mau ke kelas……”
kato memberi jalan pada mai dan kemudian tersenyum , bukan
tersenyum lega, tetapi tersenyum licik dan penuh
kemenangan…….sayang….mai tak melihatnya.
Sepulang sekolah , mai bergegas menuju ruang kesehatan yg
terletak di belakang, terlihat cukup sepi ..karena memang jarang
sekali ada siswa yg sengaja datang kesana jika tak sakit ,apalagi
pada jam jam pulang seperti ini.
menepis segala perasaan yg tidak enak yg sedari tadi ia rasakan ,
mai membuka pintu ruangan yg tak terkunci, namun ia tak
melihat siapa siapa.
“halo…kato……cepetan dong…aku mau pulang nih…..” seru mai
namun tak ada jawaban.
sekilas ia melihat seseorang terbaring seperti tertidur di ranjang,
spertinya kato.
mai mendekati sosok tersebut dan memang benar ternyata kato.
“hei…hei…bangun……malahan tidur sih….mana hadiahnya…aku
mau pulang nih……” mai berusaha membangunkan kato.
mata kato terbuka , memandangi wajah cantik mai dan
tersenyum jahat. dan secepat kilat pula ia menarik tangan mai
hingga terjatuh ke tempat tidur,lalu ia tindih tubuh gadis itu agar
tak bisa bergerak.
“kato!!!..apa apaan nih…lepasin…atau aku teriak…..!!!!!” kata mai
panik
“ha..ha…ha….teriak sesukamu manis……..ga akan ada yg
tahu….ga akan ada yg dengar……..” jawab kato sambil menciumi
leher mai.
“kato……!!!!please…..jangan……sadar…..ka to….please………”
“hahaha………gadis sombong…..kamu akan rasakan akibatnya
menolak kato……..ga ada yg bisa dan boleh menolak yg namanya
kato………”
belum sempat mai bicara tiba tiba dua orang lain masuk ke
dalam, membuat jantung mai berdegub kencang……
“wahhh…ini dia si bidadari sombong…hahahaha..” kata si botak
“kakak……sebaiknya kakak saja yg beri dia pelajaran…….” kata kato
hormat pada si botak.
kato beringsut turun sambil memegangi tangan mai keatas
kepala , dan temannya yg lain membantunya.
“tidak!!!..jangan..saya mohon …jangan………….jangan…….” mai
tetap berusaha memberontak.
pemebrontakan mai sia sia saja saat kedua tangannya dipegangi ,
dan tubuhnya ditindih oleh si botak.
si botak dengan penuh nafsu meraba raba seluruh tubuh mai yg
masih terbungkus seragam , terutama di buah dadanya.
mai hanya menjerit jerit histeris, dan di saat bersamaan , tenaga
di tubuhnya semakin melemah.
namun tak ayal , mai semakin histeris saat si botak menyingkap
pakaian atasnya sekaligus branya
“hahahaha.bukit yang indah……..hahahahaha…pantesan kamu
begitu ngotot kato…….” kata si botak sambil kemudian menjilati
puting susu mai.
si botak bergantian meremas dan menjilati buah dada gadis
cantik itu ,kiri dan kanan.
“ampuun..tolong ,..jangan perkosa saya…jangan…..” mai
memelas dan memohon saat melihat si botak mulai membukai
pakaiannya sendiri , apalagi gadis itu ngeri melihat penis si botak
yg besar menggantung, ia bergidik membayangkan rasa sakit yg
akan dideritanya saat penis itu menembusnya.
“hahahaha.kenapa manis……jangan takut…….tar juga enak
kok……” kata si botak.
“tidak…jangan……..ga mau……..tolong…jangan……” ketakutan
semakin mendera mai saat tubuh telanjang si botak
mendekatinya.
“ok…fine………klo kamu ga mau…kamu harus pake mulut
kamu…….gimana…..?” tanya si botak
“baik..baik…apapun..asal jangan perkosa saya…….” jawab mai
cepat.
“bagus..ayo ….cepat………” bentak si botak.
kato dan kawannya yg lain melepas tangan mai , agar leluasa.
sementara mai dengan menahan perasaan jijik dan terhina, ia
mendekati si botak yg mengangkang dihadapannya, lalu
memasukan penis besar itu ke dalam mulutnya.
“aaahhhhhhhh……..” si botak memejamkan mata menikmati
hangatnya bibir indah mai yg melingkupi penisnya, ia lalu
mendorong kepala mai hingga penis itu terbenam lebih dalam ke
dalam mulutnya membuat mia tersedak dan sulit bernafas ,
namun ia tak bisa bergerak karena si botak menahan kepalanya
untuk beberapa saat.
dengan tak sabar si botak memaju mundurkan kepala mai untuk
seaat dan kemudian membiarkan gadis itu bergerak sendiri.
“ayo..sedot……sedot…..hahahaha…….” perintah si botak yg diikuti
patuh oleh mai.
saat mai harus mengulum penis si botak yg besar dan bau ,
buah dadanya yg terbuka di[ermainkan oleh dua orang lainnya,
diremas remas bahkan terkadang dijilati dan digigiti.
“ayo jilatnya yg semangat……” kata si botak.
mai dengan terpaksa mrnyingkirkan perasaan jijiknya , ia kulum
dan jilati penis itu sampai ke bawah lalu ke atas menuju
helmnya , ia berharap si botak cepat mencvapai klimaks dan
semua ini segera berakhir.
Namun harapan mai hancur berantakan saat tiba tiba si botak
mendorongnya kembali terbarin di ranjang.
“pegangi dia…!!!!!” perintah si botak dan dengan segera kato dan
kawannya memegangi tangan mai yg mulai kembali histeris.
“jangan…!!!!kalian janji….jangan………pembohong kalian……..!!!!!!!!”
mai meronta ronta saat si botak mencoba membuka celana
dalamnya.
“yahh…gimana ya……..kita emang pembohong kok….” jawab si
botak enteng disambut derai tawa kawannya.
“*******!!!!..brengsek kalian…!!!!…brengsek!!!………bang..aaaaaaaa
aaaaaakkhhhhhh!!!!!!!”
caci maki mai terhenti seketika saat penis si botak benar benar
menembus vaginanya.
“aaakhhh……..aaaaahh………….aaaaa……… …….ww!!!!!!!!”
mai hanya bisa menjerit jerit saat si botak memacu tubuhnya
dengan brutal.
“aaawww…jang..annnn…ampuuuuuuuunnnn………am
mmmmpnnnmmpphhh………”
jeritan demi jeritan keluar dari mulut mai , membuat si botak
makin semangat menggenjot tubuhnya maju mundur di tubuh
gadis cantik ini.
“ooohh…..shiitt…….memang…uuhhhggg…nikmaa aatt….”
jeritan mai lama kelamaan berubah menjadi rintihan karena
tenaganya sudah benar benar habis , kato dan kawannya pun
sudah tidak memeganginya lagi, gadis itu kini terlihat lebih pasrah
menerima nasib.
setelah beberapa lama si botak akhirnya mencapai klimaks dan
menyemburkan cairannya ke rahim mai, gadis itu pun kelihatan
terdiam kepayahan.
mai sesaat merasa lega saat penis si botak di cabut , namun
mimpi buruknya belum berakhir , karena kato telah menariknya
ke matras yg tergelar di lantai dan berganti memperkosanya.
“cuukuuup…..jangaaannn lagi………” rintih mai pelan.
“diam kamu…!!!!!!” bentak kato
tanpa memperdulikan rintihan dan tangisan mai , kato dengan
ganas memacu penisnya di vagina mai , gadis ini jelas merasa
sangat menderita karena rasa sakit sebelumnya akibat penis besar
si botak belum juga hilang , kini telah diterobos lagi oleh penis
lain.
tak ada yg bisa dilakukan selain menangis dan merintih kesakitan
entah berapa jam siksaan yg harus dialami oleh mai hari itu , yg
jelas ketiga temannya itu bergantian memperkosanya nyaris
tanpa jeda.
hari hampir gelap dan tubuh mai terasa sakit diseluruh bagainnya
saat akhirnya kato dan kawan kawan terpuaskan.
sebelum pergi si botak berkata pada mai ,
“ingat…jangan coba coba beritahu siapapun tentang kejadian ini…
atau……gambar kamu akan tersebar di internet ”
setelah itu merekapun meninggalkan mai begitu saja tergeletak
tak berdaya, mai sendiri tak bisa berbuat apa apa lagi , ia merasa
seluruh hidupnya telah hancur , apalagi dengan gambarnya yg
dipegang oleh si botak , ia khawatir akan digunakan untuk
memerasnya , untuk melayani nafsu binatang mereka di lain
waktu.
tak ada yg bisa dilakukannya……..tak ada….selain menangis

6 komentar:

  1. Balasan